h1

Sabun Dove lah , ternyata yang menghancurkan hutan-hutan Indonesia.

April 23, 2008

Dove , seperempatnya adalah moisturizer.
Itulah tagline iklan sabun mandi Dove yang menyatakan bahwa kandungan sabunnya seperempatnya berasal dari palm oil untuk melembabkan kulit, tapi tahukah anda? darimanakah unilever sebagai produsen sabun itu mendapatkan minyak pelembab yang ‘katanya’ membuat kulit anda lebih halus dan awet muda?
Jawabannya mungkin akan membuat anda terperangah, Hutan Kalimantan , Indonesia. Hutan kalimantan habis dibabat untuk dipakai sebagai perkebunan kelapa sawit oleh unilever.

Tentu ini bukanlah omong kosong tanpa bukti dengan serta merta menuding Unilever sebagai kontributor terhadap penghancuran hutan dan katalisator perubahan iklim, Unilever adalah pengguna palm oil terbesar dunia.Dalih Unilever adalah perusahaan yang peduli lingkungan patut dipertanyakan kembali. Anda bisa melihat bukti nyata berupa foto-foto sekaligus data-data yang dikeluarkan oleh greenpeace yang mungkin akan membuat anda merinding jika membayangkan efek ke depan terhadap Indonesia bahkan dunia.Dalam dokumen tersebut dipaparkan foto-foto orang utan yang terusik habitatnya, data foto-foto kerusakan hutan kalimantan. Yang lebih detail lagi, disitu diceritakan proses sebenarnya bagaimana pembuatan sabun Dove bisa berujung pada rusaknya hutan-hutan Kalimantan.

DOKUMEN FOTO

Lalu tindakan kita? Kapasitas kita memang tidak mungkin untuk turun tangan langsung. Namun setidaknya anda bisa turut serta mengisi petisi online untuk menyelamatkan hutan Indonesia :

PETISI ONLINE

Greenpeace dalam hal ini bukan menyarankan tindakan boikot produk unilever, tapi meminta agar unilever lebih bertanggung jawab dan menghentikan tindakan perusakan hutan Indonesia.Selamatkan hutan kalimantan, selamatkan hutan Indonesia, Selamatkan bumi kita.

doc

About these ads

73 komentar

  1. wouuu…
    ngeri juga..
    untung ga pake dove… ;p


  2. bukan masalah pakek ato g’ nya.tp bagaimana peran pemerintah dalam menangani hal seperti ini. buat apa pemerintah/yang bersangkutan memberikan kegiatan reboisasi/penghijauan,ya percuma. apalagi lebih mementingkan kulit daripada masadepan anak2 kita.


  3. masalahnya pemda setempat kenapa memberi ijin ???


  4. ikutan petisi online ah…
    ngerasa ikutan bertanggung jawab nih sebagai konsumen


  5. imho, semua sebenarnya punya andil, pemerintah, masyarakat sekitar, produsen, tp tentu saja pelaku adalah penanggung dosa terbesar. Tulisan ini kan di buat bukan sebagai justifikasi, lbh kepada menggugah agar kita aware dan care meskipun dengan hal2 kecil sebatas petisi.


  6. Wah, kayaknya salah sasaran deh.
    Kalau tidak salah, penghancur hutan terbesar adalah untuk kertas (pulp & paper) dan mebel dan penggunaannya sebagai bahan bangunan.

    Tetapi tahukah Anda bahwa kebakaran hutan telah menghancurkan ribuan hektar hutan di Sumatera & Kalimantan?

    Salam.


  7. sekarang kita harus lebih sadar deh!!!
    Why, okelah saat ini kita salahkan unilever akibat sabun dovenya itu! tapi mari kita berkaca sejenak, apakah kita sudah berbuat suatu hal untuk menyelamatkan bumi kita??????
    mengapa saya nanyain hal ini!! karna percuma aja kita salahin unilever kalau toh yg kita lakukan sehari2 juga ngerusak lingkungan!!!????
    lo masih pke motor/mobil pribadi kan klo mo kerja/skolah kan.
    ato lagi lo msh suka buang sampah sembarangan ( wlaupun cuman plastik bungkus sedotan aqua gelas)
    apalagi yg bang sampah ke kali!!!! weeeh gak ada aturannya sama skali!!!???!!
    truss gak peduli ama lingkungan, gak ikut nanem pohon di lingkungan lo, mending dijadiin kamar trus rumah dipasin ama jalan.

    jadi ngaca dulu dari diri sendiri baru kritik yg lebih besar. karna yg kecil2 spt ini klo dilakuin ama 10 jt orang weeh kayak apa tuh??!! yak kyak jakarta ini yg tiap hari macet!!!???

    gwe berpendapat malah unilever lebih profesional!!!
    pastilah dia ada aturan mainnya, tapi jgn disamain ama pembalakan liar!!! kejam itu main asal tuduh

    mo comment ke gw please ajake email gwe :
    arman.ritchman@mail.com


    • Setuju!!


    • Setuju sama armanritchman


    • Gue juga setuju ama lo bro,,.. Paling itu cuman sentimen perusahaan aja.. Kasian deh..


  8. untunglah aku bukan pengguna sabun dove… [-o< :D


  9. kayaknya bukan hanya dove aza ..karena produk sabun unilever juga banyak seperti sabun lux juga ada pelembabnya. belum lagi ditambah produk-produk shampo, dr shampo lifeboy,sunsilk,clear terus lum lagi dr produk hand and body lotion yang dikeluarkannya. Emang produk2 unilever memonopoli pasar sih


  10. bagai udang di balik batu. dibalik keindahan dove, tersimpan keburukan produsennya. ckckck…


  11. @arman : Sebenarnya seperti yang sudah saya utarakan disini tidak ada maksud justifikasi mencari siapa salah siapa benar, dan memang unilever bukanlah satu-satunya yang saya kambing hitamkan, tambahan lagi juga bukan untuk melakukan boikot produk-produknya. Setidaknya dengan skala besar yang dimiliki unilever, perusahaan ini bisa lebih responsible sesuai dengan isi petisi greenpeace yang diusulkan. Saya harap anda menangkap maksud positif saya disini. salam kenal.

    sori balas disini, emailnya tidak valid tuh. :)
    (membalas dengan masih mendengar iklan2 dove…:))


  12. waw .. ternyata!!! parah!
    setau gw CSR (corporate social responsibility) nya
    UNILEVER tuh bagus ,,,
    ternyata engga ….

    waw .. temen2 smw ,, kita harus ngasih peringatan
    ni ke Dove …
    soalnya perusahaan2 yang CSRnya jelek kaya gini
    ga layak bgd..
    kalo mereka ga mau denger juga, terpaksa kita harus ngeboikot.

    konsumen2 di negara maju juga udah aware sama issue ini. mereka mulai memboikot perusahaan yang CSRnya g bagus,, yang mentingin profit doanggg
    uda g jaman ah!


  13. wuahhh…
    duh kayaknya da telat dech!
    coz q tuh da trlanjur pke sejak pertama produk in diluncurkan coz cocol di daerah dingin….bla…bla…
    pngin sich berhenti but…da keranjingan…
    jauh di lubuk hati pngin bgt peduli ke lingkungan hidup, tp qt jg g etis jg hnya nyalahin satu pihak, semisal pihak univeler. toh so psti mereka pnya lisensi or standard kelayakan pengembagangan produk mereka…

    ntar tobe continued dlu…
    coz msh blm valid datanya


  14. ya pngn stop sich…
    but klo produk lebih baek sich….
    coz q jg sebenarnya anti produk univeler coz…..
    ya lebih baek yang made moeslemah products…
    but too expensive and sometimes g sesuai dg kondisi skin wanita…
    but i’m still waiting…


  15. masuk akal juga sih. Penebangan hutan untuk kayu masih memungkinkan si penebangnya menanam kembali dan membiarkan jadi hutan seperti sediakala. Tapi penanaman sawit? WAh sampe puluhan tahun juga akan tetap jadi lahan sawit.


  16. @armanritchman: Anda benar, kita memang sering suka menyalahkan orang lain tanpa sadar bahwa kita juga melakukan hal yang sama. Kita caci-maki korupsi dan sogok-menyogok sementara kita juga secara sadar melakukan hal yang sama ketika kena tilang, mau masukin anak sekolah, ngurus SIM atau STNK dsb dsb.

    Betul itu, mari kita mulai perbaiki dari diri kita sendiri, dari yang kecil dan sekarang juga. Kita gak pernah bisa merubah orang lain jika kita sendiri gak mampu berubah.

    Namun itu bukan berarti apa yang dilakukan oleh Unilever boleh diabaikan begitu saja kan? ;-)
    Memang mengerikan mengamati kerusakan hutan2 kita, kalau kita tidak bisa stop mereka, setidaknya kita jangan bantu mereka untuk terus berjaya dengan cara tidak menggunakan produknya [tapi lagi2 siapa yang mau peduli, apalagi yang ingin tampil 'cantik', oh manusia], dan itu hal terkecil yang bisa kita lakukan.


  17. *liat kmr mandi n’ Kmr tdr* Wah tyt ada(pake) merek bwatan Belanda smua(baca:Unilever). Jd bingung komentarnya!!!


  18. mm… kayaknya bukan hanya dove deh.. yg lain banyak produk membuat hutan hancur


  19. yuup stuju.. banyak lhoo produk lain yang merugikan gitu. yaa harusnya yang perlu diperhatikan gimana limbah bisa diolah supaya ga menggangu komunitas hutan..


  20. wah saya baru tau
    untung ngga pake dove nich


  21. ah yg bener?
    masa hutan di Indonesia di tebang cuma buat sabun doang sih??
    enggak kan??
    misalkan tuk bisa aja hutan kita abis hanya untuk bangun rumah, perabotan.
    Yang jelas sih kita mesti selamtkan hutan Indonesia.


  22. @hanggadamai : kayunya memang untuk bangun rumah, setelah itu kan dibuat area perkebunan palm, padahal area tersebut adalah hutan lindung ex zamrud khatulistiwa kita.

    @Noah : Tentu masih banyak lagi yang lain, Unilever salah satunya yang terbesar.


  23. merinding juga ngeliatnya…
    kalo sabun2 lokal yang dibuat handmade (dari rempah atau sari buah/bunga) itu sebetulnya merusak lingkungan juga gak?


  24. cool….

    sa2 org Kalimantan malah gak tau masalah ini…

    tp….

    gak bisa jg qta nyalahin satu pihak…

    buktinya diri kita sendiri bLm tntu bs menjaga dan mencintai bumi…

    artikel neh bikin sasha pengen kampanye…

    sbgai seorang pelajar indonesia-Kalimantan-Pontianak
    seorang PESERTA toyota eco youth 3…

    plizzzz…..

    anybody love our earth….

    LOVE IT OR LEAVE IT!!!!


  25. wah…5x
    emang gtu ya…

    pantesan blkng rumah aq skrng udah gak ada hutan lagi n telah brbh jadi perkebunan kelapa sawit,rupanya itu dari Uniliver ya….

    asli aq baru tau………


  26. hahahaha btul ni salah sasaran.. lebih tepatnya meleset.. kenapa yg kena pabrik sabun sih? kenapa ga pabrik kertas atau pabrik tissue ya :DDDD~ hahahah


  27. Hah?? iya gt??? gw malah br tau dr blog ini.. wah,, ternyata… Padahal saat ini gw lagi neliti Dove sbg objek kajian skripsi loh…
    wah2… parah Dove…
    iya sih,, gw juga ga suka sama Unilever… terlalu monopoli dan cuek2 (proposal skripsi gw mengenai sponsor digantung mulu, hiks)


  28. tidak tau


  29. ooooohhhh masalah itu kah janga d perdebat kan toh di pulau lain hutanya juga sudah habis ya kalau bs semua perkebunan dijadikan lagi hutan.


  30. Tapi dove melakukan itu karena sudah diizinkan/tanahnya sudah dibeli ama Dove


  31. Mungkin tapi enggak tau sebenarnya kayak apa


  32. truz kita pake produk apa donks
    klw emank smuia merusak lingkungannnnnnnnnnnnnnnn…
    serba salah juga yachh


  33. sekarang makin parah aja bumisemakin rusak,
    coba dong semua pikirkan apa yg harus dilakukan
    jangan saling menyalahkan gitu, ok kan?


  34. iya bingung juga,,,kenapa kita bisanya cuma nyalahin satu pihak..sementara diri kita sendiri belum bener..!!


  35. yah jangan nyalahin aja ya…
    kita juga mesti cepat-cepat koreksi diri apa udah benr, karena perusahaan-perusahaan yang buat produk tertentu seperti unilever tentunya udah ada SOP nya. Tapi mari kita mulai perhatiin lingkungan sendiri.


  36. yah sbnrnya bukan Dove aja tuh yg ngabisin hutan di Indonesia…banyak orang2 egois yg rakus akan uang sehingga mengorbankan Hutan,,,
    hmm sbg org yg hidup dekat dgn kebun sawit…yg slalu didatangi para gajah,monyet,biawak dll karena mereka bingung harus cari makan kemana lg…hmmm lama2 ntr ada harimau masuk kota klo begini trus…ujung2nya manusia juga yg kesantap..hmmm manusia oh manusia…


  37. sungguh menyeramkan!! it’s time to green gitu!!


  38. bom aja pabriknya…he..he…


  39. Wah sepertinya filmnya gak nyambung .. gak menunjukkan data-data bahwa Unilever yang menggunakan palm oil plantation-nya. Mungkin saya error tapi dari sambung2an filmnya masih gak jelas dan terkesan tendensius … kenapa Dove, kenapa bukan Camay, kenapa bukan merk sabun yang biasa kita manfaatkan ? Hanya gara-gara pemain dengan share terbesar rasanya kok gak fair kalau kita tunjuk hidung ke Dove. Apakah sudah dihitung CSR yang dilakukan perusahaan tersebut ? Apakah sudah dihitung kontribusi lahan sawit yang digunakan ? Dan apakah bener Unilever yang mengelola sendiri perkebunan kelapa sawit tersebut ? Sepertinya datanya perlu diupdate lagi dah sebelum tunjuk hidung terhadap sesuatu …

    Salam


  40. EHMMM…
    Kayaknya produk dove bagus menurut aku.. tapi setelah membaca berita diatas… kayaknya pemerintah indonesia harus menyeimbangkan seluruh alamnya apalagi alam dunia kita sudah tak seimbang… agar semuanya baikbaik saja meskipun lahan digunung kalimantan gundul tapi kan untuk kepentingan masyarakat juga yang ingin memperbagus/memperindah kulitnya… tapi tentunya UNILEVER juga harus membuat program tanam pohon setelah penebangan .
    agar semuanya seimbang dan kita sebagai masyarakat baik unilever tetap diuntugkan……….


  41. wah, kebetulan saya lagi study case masalah DOVE ini untuk Project saya. :)

    menurut saya, bahan moisturizer yang dipakai DOVE belum tentu benar dari palm oil.
    bisa saja dari bahan lain.
    lagipula, banyak produk kecantikan yang beredar di Indonesia, yang menawarkan moisturizer untuk menghaluskan kulit juga, kenapa hanya DOVE yang di sorot?


  42. Sbenerny mengerikan jg yah..
    Tp saya pernah mmbaca, habitat awal orang utan kan ada di pulau sumatera yg dlu 70% pulauny terdiri dr hutan yg dhuni orang utan.. Namun krn prkmbangan zaman n pmbngunan daerah, hutanny mnjadi hanya 20% dan populasi orang utan mnjadi mnurun.. Jd bbrapa orang utan ditransmigrasi menuju kalimantan yg saat itu masi mmpunyai hutan lebat.. Jd mnurut saya, tidak hanya unilev*r yg harus brtanggungjwb untuk ini, tp pmbangunan awal yg mulany trjadi di pulau sumatera..


  43. intinya kenapa di rusak????


  44. biadab…sekali lagi biadab…orang utan ku malang…
    pengrusak hutan adalah TERORIS..


  45. Oh menurut gw,jgn nyalahin unilev*r aja,krn smua pihak trkait jg ada kelirunya,andai perusahaan tsb ga memakai hutan tsb,pasti ada juga yg ngebabat tuh hutan.Pihak2 lain jg.Yg ga ada hub dgn perusahaannya.Kalo mau tunjuk2 kesalahan,yah smua manusia jg ada salahnya thd bumi,lah pasti deh ada yg suka buang sampah sembarangan,buang2 kertas,gunakan tissue berlebihan.


  46. weddeh???
    serius nih sob???
    gw baru dapet tugas tentang kelebihan dan kompetitornya sabun dove..
    tp malah beginian dapetnya…
    lumayan gw dapet informasi yang goood bgt

    gw pingin nanya nih..
    apa merk sabun lain yg kegunaannya sama buat ke indahan tubuh..juga sama komposisinya dengan sabun dove??


  47. haduhhh… ngap gw liat tu video… monyet mati kebakar.. tega banget dah… STOP IT!!! biar’n deh gw gk jd cakep, asal gk ad yg mati atw pihak2 lain yg dirugi’n.. parah…


  48. stop produksi dove !!!


  49. Go green di http://www.wisnuvegetarianorganic.wordpress.com/


  50. Kebanyakan orang Indonesia sudah sangat terbiasa untuk membuat gosip, mengkritik dan berdemo, seolah2 yang bersangkutan tidak pernah berbuat salah, atau…. jangan2 anda memang dibayar untuk berbuat demikian (mengritik, demo dsb)… atau berbuat demikian supaya dapat bayaran agar tidak “berkoar -koar”.
    Semua hal dikritik dan di demo… Apakah tidak sebaiknya dimulai dengan mengritik diri anda sendiri?

    Apakah anda setiap hari selalu membuang sampah pada tempatnya sehingga tidak menyebabkan banjir dan polusi lingkungan?
    Dalam berlalu lintas di jalan apakah selalu mengikuti rambu2 lalu lintas, tidak pernah menyerobot kendaraan lain dst.?

    Menurut anda, apakah ada produk yang anda gunakan sehari2, dibuat tanpa merusak lingkungan??
    Sabun mandi, pasta gigi, komputer, baterai, pakaian, snacks, perhiasan, bahkan makanan sehari2 anda sekalipun diproduksi dengan bahan2 kimia yang dalam prosesnya menghasilkan limbah yang merusak lingkungan! Padipun harus diberi pupuk dari bahan kimia, yang dalam proses produksinya juga merusak lingkungan.

    So why blaming Unilever only?

    Jika tidak berkenan, saya sarankan anda untuk hidup di tengah hutan dan kembali ke jaman batu.


  51. pohon palem bukannya termasuk pohon juga ya? apakah pohon palem (kelapa sawit) tidak bisa menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen, menyerap kelebihan air hujan, atau gimana? hehehe.. nilai biologinya kurang bagus,jadi ga mudeng dengan percakapan yang terus menerus menyalahkan unilever yang “menebang pohon dan menanamnya dengan pohon kelapa sawit”. bukankah minyak goreng itu juga dari kelapa sawit? berarti kalau kita mau nyalahin Unilever karena nanam kelapa sawit untuk sabun dan memboikot penggunaan produk2nya, maka kita juga sebaiknya memboikot penggunaan minyak goreng. Karena otomatis para produsen minyak goreng pasti punya perkebunan kelapa sawit. Lahan yang seharusnya bisa digunakan untuk menanam pohon yang lain.
    So, semua orang yang berani mengikuti petisi tentang pemboikotan sabun dove harusnya juga ikut memboikot minyak goreng. Bukankah kita lebih sering menggunakan minyak goreng daripada sabun??? dan pastinya menggunakan lahan yang jauh lebih banyak. selamat tinggal tempe goreng, tahu goreng, bakwan goreng, tumisan, ayam goreng, ikan goreng, dll. Nah lo, kalo udah gitu repot dan panjang kan urusannya. Berani ga loe makan rebusan dan kukusan setiap hari???
    Go green, be healthy.


  52. waaaaah,ternyata….

    Baju Bali Murah


  53. mw produksi baraNg material,? Apkh menyalahi aturaN atw tdk, apkh sdh mswrh & mufakat..?? Apakh org d skitar anda seNang,bnar atw salah tentux masiNG2 pribadi ngerti mana yg melangGar & mana yg tdk melaNGgar, gaG usah baNyak commet kcuali anak TK msih pd BeGo, iNtix kan dy yg brbuat maka dy yg brtaNGgung jwb, sTiap pribadi yg mlakukan ksalahan psti ada saNksix & dy brusaha tuk membela diri dGn alasan2 klasic, tpi ingat Pmbelaan itu hax brlaku d dunia sj, d akherat nNti hr pembalasan akan meNimpaMu, itulah pmblsan Yg Mh DahSyat


  54. maaf y, bkannya mendukung unilever. tp cb deh dipikir pikir. itu hutan stlh ditebang kn ditanam lg pake sawit. plg ga kn hutannya ga gundul total. msh ad gantinya. klo hutannya bner2 jd gundul gr2 unilever bru anda bs protes. lgian msh bnyak lho perusahaan yg jauh lbh merugikan dibanding unilever…..
    trims


  55. untunglah aku bukan pengguna sabun dove… [-o< :D


  56. sebagai pengguna produk dari unilever terutama dove,,
    aq terkejut banget pas ng-baca tuh artikel,,

    mdah2n aja unilever bisa lebih bertanggung jawab sama lingkungan degh,jangan cuma mqrin ttng keuntunganx aja,,^^

    cz honestly,,
    produk dari dove itu bagus banget lo’, bukan cman iklan doangkz,,

    caiyoouu dove,,,


  57. Unilever bukan hanya Dove.
    Rinso,Pepsodent,Ponds facial foam, Lifebuoy,S.O.S pembersih lantai etc, pokoknya semua produk yang mengandung: “Sodium Laurylsulphate” atau SLS adalah hsil sintesis dari minyak sawit (palm oil)

    Juga produk2 yang mengandung Glycerine, Palmitic acid, Lauryl acid dll (bnyk bgt guna sawit ini)

    Mustahil Manusia jaman sekarang lepas dari penggunaan hasil sintesis minyak sawit, dan mustahil pemilik perkebunan membatasinya, supply n demand gitu loh Gan.


    • setuju banget semua sabun padat emang bhn utamanya dr palm oil (semua merk)


  58. Taiasu


  59. Aku pengguna dove n I Love it..!!


    • sereeeeeeeeeeeeeeeeeeem dengar ceritanya.


  60. [...] syant.wordpress.com [...]


  61. haduhh aku pakai rangkaian dove semuanya nich dari ujung rambut sampai ujung kaki trus gmn dong… :’(


  62. This page really has all of the information I wanted concerning this subject and didn’t know who to ask.


  63. Very good info. Lucky me I found your blog by chance (stumbleupon).
    I’ve book-marked it for later!


  64. unilever harus lebih bertanggung jawab donk…
    bikin produk berkualitas sih boleh,,,tapi ya mbok jangan sampe merusak hutan juga kale…. ckckkck….


  65. The Honda Trail 70 HRC216HXA is a self propelled commercial walk behind mower with a top speed of six km/h and a range of qualities to
    optimise driver comfort and increase performance both indoors and outdoors.
    honda trail 70 GT 86 live up to its theoretical top
    speed of 127mph, but the bad news is that it is a waste to spend money on
    expensive garage bills.


  66. hay, ingat, kl langsung judge perushaan tersebut langsung aja ke hukum, jangan koar” sendiri di social media. tanya apakah meraka ada perjanjian kepada pemerintah/ legal atau tidak, perusahaan yang menggunakan kelapa sawit tidak hanya dove, banyak, pikir dong!!!!


  67. Hai, teman teman,…. Semua perusahaan yang membabat hutan untuk kepentingan produksi nya pastilah merusak hutan dan ekosistem didalamnya ( meski ditanami pohon sawit ) ( mau itu buat bahan baku SABUN atau MINYAK GORENG) , saya sedih tiap nonton acara dokumenter tentang hutan Indonesia yg hancur saat ini. Tapi masalahnya kalo gak dapet ijin dari pemerintah Indonesia mana mungkin perusahaan2 tersebut bisa mengeksploitasi hutan kita ? Yang salah adalah pemerintah Indonesia yang gak peduli dengan keadaan hutannya sendiri……


  68. :-)



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: