Arsip untuk April 22nd, 2008

h1

Movie Review : Forbidden Kingdom (2008),Total action Jet li dan Jackie Chan.

April 22, 2008

Forbidden Kingdom

Forbidden Kingdom, membaca judulnya saya kira adalah film-film kolosal semacam the myth atau curse of the golden flower. Ternyata tebakan saya salah, atau memang judulnya yang nggak match? Karena ini adalah film yang bercerita mengenai petualangan seorang ABG bule (Jason tripitikas – konyol banget last namenya) yang obsessive compulsive disorder (keranjingan gak ketulungan) terhadap kung fu. Jason terpilih menjadi the chosen one untuk membebaskan sang raja kera yang menjadi batu akibat tipu muslihat musuhnya panglima giok saat mereka bertarung. Petualangan dimulai ketika jason terlibat kasus penembakan lelaki tua penjual DVD yang dilakukan oleh pimpinan geng di kota kecil tempat dia tinggal. Lalu dengan ajaibnya jason bisa sampai ke sebuah desa di negeri yang lain dan bertemu dengan pendekar mabuk yang kemudian membantunya mensukseskan misinya membebaskan raja kera dengan mengembalikan senjata tongkatnya.Dalam perjalanannya jason bertemu dengan beberapa kawan instan yang akan membantunya, dan juga musuh instan yang akan menghalanginya. Saya kira saya tidak perlu bertele-tele lagi menjelaskan cerita selanjutnya seperti apa. 68% Akan persis seperti tebakan anda.

Film gado-gado western-eastern ini adalah film yang menjual nama jet li dan jackie chan, tentu saja bukan karena aktingnya tapi aksinya. Selain aksi, jangan coba membicarakan film ini dari segi yang lain. Yang keluar bisa jadi hanya kritik-kritik yang menambah poin negatif. Karena memang film ini tidak memiliki kelebihan lain untuk ditawarkan. Ceritanya yang klise berhasil membawa memori anda pada film-film kungfu klasik jaman jadul.Hal yang juga disayangkan adalah sinematografinya seperti benar-benar menyia-nyiakan keindahan alam china yang eksotis dengan menghadirkan gambar yang terlalu biasa.Meskipun kostum yang dipakai para pemain lumayan, make up yang berantakan benar-benar membuat para pemain tidak enak dilihat, lihat saja rambut para pemainnya yang langsung mengingatkan anda pada para pemain ekstravaganza lengkap dengan wignya.

Lepas dari itu semua, duet li dan chan…atau kwartet barangkali karena masing-masing dari meraka berperan dobel,adalah tontonan langka. Melihat aksi mereka saat melakukan aksi kung fu nya membangkitkan perasaan seperti saat saya melihat robot-robot transformer melakukan transform, anda berulang-ulang akan berkata. Wow……what was that….slow down please.

h1

Krisis Pangan? Ganti gedung bertingkat dengan pertanian vertikal.

April 22, 2008

vertikal farm

Wacana krisis pangan global makin menghangat akhir-akhir ini, berbagai media lokal dan internasional mulai ramai memberitakan berbagai hal yang berkaitan dengan masalah ini seperti menjadi bukti bahwa mimpi buruk yang sudah diramalkan tersebut akan segera menjadi kenyataan. Melambungnya harga pangan dan beberapa peristiwa kelaparan yang saat ini terjadi di belahan dunia memang bukanlah kejadian yang baru, namun intensitasnya akhir-akhir ini memang mebuat miris.
Melambungnya harga pangan dunia dikarenakan berbagai hal. Pertambahan jumlah penduduk yang tidak diimbangi oleh pertambahan jumlah persediaan pangan adalah salah satunya. Daerah pedesaan mengalami kekurangan resource dalam menjalankan peran sebagai supplier. Eksodus warga pedesaan menuju area kota seperti tak terbendung, menggantungkan harapan pada pertanian seperti menjadi opsi ke sekian bagi mereka.
Di latar belakangi hal tersebut lalu munculah sebuah konsep unik membawa pertanian ke perkotaan. Adalah New York magazine yang meminta empat orang arsitek untuk membuat porposal konsep pertanian vertikal, yaitu mencoba membuat daerah perkotaan lebih mandiri dengan menyulapnya menjadi daerah pertanian dan memangkas jalur bahan pangan.
Menarik sekali melihat beberapa konsep design pertanian futuristik tersebut. Lihat saja beberapa yang gambar di bawah ini :

Center for Urban Agriculture, didalamnya bahkan mencakup peternakan ayam.

Gordon Graff’s Sky Farm, yang diusulkan untuk area downtown toronto, memiliki 58 lantai, cukup untuk memberi makan 35 juta orang per tahun dengan 8 jt kaki area pertanian.

bukan hanya suplai makanan tapi juga energi.

pertanian terapung diatas laut. Air yang menguap akan menjadi sumber air bagi pertanian. Dan robotlah yang menjadi pemeliharanya.


Mampukah konsep ini menjawab tantangan krisis pangan global? Atau hanya akan berakhir menjadi novel idea? karena konsep ini terlihat artistik tapi kurang praktikal.

gambar from : treehugger.com